Thursday, October 3, 2013

Kala Mentari dan Rembulan

Aku ingin pulang kepada hati yg kucintai
tapi aku harus menunggu,
di setiap heningku tak pernah lelah kau menemaniku
walau itu hanya bayang-bayang senyummu yg bila kusentuh senyum itu pergi

Ketika mentari menghangatkan raga, s'lalu saja terasa hangatmu menghilang

saat kau berpaling dan berjalan meninggalkanku
aku ingin bertahan untuk orang yang kucintai
karena kupikir tak mungkin hanya sebatas ini cintaku


Saat rembulan menjelang, kau menghampiri dengan harapan
Rindu dan sayang merebak menemani bintang
Saat – saat itulah yang kunanti setiap hari.

Kunikmati semua ini dengan nada,

dengan mimpi, juga dengan kenanganmu

biar saja rindu ini hidup di dasar hati
menunggu sampai waktu menegurnya
sampai ia menemui apa yang ia inginkan, apa yang ia rindu


Telah kubingkai namamu, lihatlah sangat indah di dalam hati

No comments:

Post a Comment