Kusadari
Belum sepantasnya kuperlakukanmu
Belum sepenuhnya ku memenuhimu
Namun percayakan
Sepantasnya aku mengagumimu
Sepenuhnya aku mencintaimu
Diam
Hanya penggalan – penggalan kata
Yang kunikmati seutuhnya
Satu – dua kata kau tulis
menjadi ribuan kalimat cinta dalam benakku
Hukuman kah yang kau perlakukan?
Padaku yang selalu menantimu
Dengan diam mu, aku tersungkur
Dengan sedikitmu, aku merajuk
Sayang…
Bisakah kah kembali semua itu?
Hukuman kah?
Atau memang ini yang kau mau?
Pulangkan keceriaan itu
Letakkan lagi binarmu
Gerakkan lagi jarimu
Langkahkan lagi kepadaku
Percayakan
Aku tak akan pernah sengaja menyakitimu
Apapun bentuknya
Hanya kelembutan yang ku tujukan padamu
Apapun yang terjadi
Karena aku cinta kamu
Jika ini hukumanku
Cukupkan sayang….
Aku rindu kamu yang dulu…
Seutuhnya kamu


No comments:
Post a Comment